www.smashyes.com

www.smashyes.com

Kido/Sinyo Tak Akan Berpasangan Lagi

Rabu, 17 Desember 2014

PADA 2015, tak ada lagi pasangan Markis Kido/Markus ‘’Sinyo’’ Fernaldi. Itu setelah Kido memutuskan menggandeng pasangan baru, Agripina Prima Rahmanto.
 ‘’Saya ingin mencari pasangan yang  benar-benar pas. Saya sudah lagi dengan Sinyo,’’ kata Kido.
 Hanya, dia enggan menjelaskan secara pasti alasan tak lagi menggandeng pebulu tangkis yang juga putra pelatih Kurnia Hu tersebut. Kini, dia ingin fokus mengkompakan diri dengan pasangan barunya.
 Meski, sebenarnya, dia mengaku targetnya selama berpasangan dengan Sinyo terpenuhi. Apa itu? ‘’Saya masih bisa masuk 10 besar dunia. Ini sebuah hal yang sangat bagus,’’ ucap Kido.
 Selain itu, berpasangan dengan Agripina juga bakal tak mengalami banyak kendala. Alasannya, dia satu klub dengannya di Jaya Raya.
 ‘’Untuk pelatih, kami percayakan kepada Sigit Pamungkas,’’ ucap Kido.
 Nah, target yang dibidik pun tak sembarangan. Kido/Agripina berharap bisa menembus Olimpiade Brasil 2016 dengan menjadi duta Indonesia.
 Kido mulai berpasangan dengan Sinyo usai Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, Tiongkok. Dia sempat tampil di Negeri Panda, julukan Tiongkok, berpasangan dengan Alvent Yulianto. Bersama Sinyo, Kido merasakan manisnya juara Prancis Super Series 2013. Tahun ini, keduanya menjadi juara dalam Indonesia Grand Prix Gold 2014.
 Hanya, dalam beberapa turnamen terakhir, pamor Kido/Sinyo redup. Kegagalan selalu mengiringi penampilan keduanya.  Terakhir, Kido/Sinyo hanya mampu bertahan hingga babak kedua Hongkong Super Series. Selain itu, di ajang Prancis Super Series 2014, mereka hanya mampu sampai perempat final. Padahal, mereka datang dengan status juara bertahan.
 Nama Kido sangat diperhitungkan saat berpasangan dengan Hendra Setiawan. Keduanya mampu merajai berbagai turnamen pada pertengahan era 2000-an. Bahkan, dua gelar bergengsi, juara dunia dan olimpiade, mampu digapai. Juara dunia dipetik pada 2007 dan setahun kemudian, Kido/Hendra meraih emas Olimpiade Beijing 2008.
 Sayang, keduanya memutuskan untuk keluar dari Pelatnas pada 2010. Tiket mempertahankan gelar olimpiade pun tak diambil pada 2012.
 Pada 2013, Hendra memutuskan kembali ke Pelatnas Cipayung. Dia dipasangkan dengan Mohammad Ahsan. Gelar juara dunia diraih pada tahun yang sama.
 Sedangkan Agripina kali terakhir berpasangan dengan Fran Kurniawan. Mereka hanya berjaya di turnamen-turnamen kecil. Salah satunya menjadi juara Bulgaria International 2014. (*) 
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger