www.smashyes.com

www.smashyes.com

Sony Masih Punya Arti

Kamis, 04 Desember 2014

Sony Dwi Kuncoro (foto;PBSI)
USIA boleh semakin uzur. Kemampuannya pun dianggap sudah tak seperti dulu.
 Namun, itu tetap tak membuat nilai jual Sony Dwi Kuncoro pudar. Buktinya, mantan tunggal putra terbaik Indonesia tersebut masih diminati klub Malaysia.
 Dalam liga bulu tangkis negeri jiran itu atau yang akrab dinamakan Purple League, Sony membela klub Ampang Jaya. Dia hanya tampil sejak babak utama.
 Meski klub tersebut, harus berjuang dari babak kualifikasi. Selama perebutan tiket ke babak bergengsi, posisi tunggal putra di Ampang Jaya mengandalkan Kelvin Ng. Dalam dua kali penampilannya, dia selalu kalah.
 Saat berhadapan Bangsar Hawks, dia dipermalukan Ahmad Maziri 11-6, 6-11, 6-11, 7-11 (22/11). Ini membuat Ampang Jaya takluk 1-2.
 Di hari yang sama saat berhadapan dengan Puchong United, Kelvin kembali menyerah 5-11, 11-7, 6-11, 4-11 kepada Vincenth Puah pada (22/11).  Hanya, kekalahan itu tak membuat klubnya kembali tumbang. Ampang Jaya unggul 2-1.
 Hasil tersebut sudah cukup membuat klub tersebut menembus babak utama. Dalam penampilan di babak bergengsi, posisi tunggal sudah tak lagi dipercayakan kepada Kelvin.
 Sebagai gantinya, ada dua pebulu tangkis Goh Giap Chin dan Andrew Liw dipercaya turun ke lapangan ketika Ampang Jaya menang 5-1 atas Bangsar Hawks (27/11). Ini sekaligus membalas kekalahan di kualifikasi. Di babak ini, nomor tunggal putri, mereka mengandalkan pebulu tangkis Indonesia Aprilia Yuswandari yang ikut menyumbangkan angka.
 Pada 30 November, Ampang Jaya kembali memetik kemenangan. Kali ini, Kajang yang dikalahkan 4-2. Goh Giap Chin ikut menyumbangkan poin, sementara Kelvin yang kembali tampil, harus menelan kekalahan. Di Kajang,  ada nama pebulu tangkis senior spesialis ganda Hendra Setiawan, yang ikut memetik kemenangan ketika berhadapan dengan Ong Soon Hock.
 Nah, saat berhadapan dengan Klang United (3/12), Sony baru turun ke lapangan. Dia baru bisa tampil karena berlaga di Hongkong Grand Prix dan Makau Grand Prix Gold.
 Dalam debutnya di Purple League, Sony dipaksa memeras keringkat oleh pebulu tangkis Singapura Derek Wong 6-11, 11-6, 11-10, 8-11, 11-3.
 Kemenangan ini membuat Sony mambalas kekalahan yang ditelannya dalam Kejuaraan Dunia di Tiongkok 2013. Saat itu, dia dipermalukan 22-24, 16-21. Donasi Sony ini ikut memberi andil kepada Ampang Jaya untuk bisa mengalahkan Klang United 4-2. Aprilia juga kembali mendonasikan poin.
 Dengan tiga kali kemenangan, Ampang Jaya pun berada di posisi ketiga. Klub itu hanya kalah poin menang kalah di tiga partai oleh Muar City dan Puchong United. (*)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger