www.smashyes.com

www.smashyes.com

Dapat Wildcard ke Jenjeng Remaja

Selasa, 15 September 2015

PODIUM: Pemenang nomor ganda pemula putri
PAMOR Surabaya dalam beberapa kejuaraan lokal meredup. Buktinya, ibu kota Jawa Timur tersebut sudah tak mendominasi.

Usai gagal sapu bersih dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2015 di Banyuwangi, kini kembali terulamg dalam Jatim Junior Master 2015.

Dalam ajang yang dilaksanakan di GOR Sudirman, Surabaya, pada 12-14 September 2015 tersebut, pebulu tangkis Kota Pahlawan, julukan Surabaya, hanya mampu membawa pulang satu gelar. Penyelamat muka tuan rumah dilakukan oleh Moch Isnain dari nomor tunggal anak putra.

‘’Sekarang kekuatan merata. Ini membuktikan bahwa kualitas pebulu tangkis khususnya di kelompok bawah  bukan lagi menjadi milik Surabaya,’’ kata Koko Pambudi, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengprov PBSI Jawa Timur.

Hanya, tambah dia, Gresik yang bisa membawa pulang gelar lebih dari satu. Atlet Kota Pudak, julukan Gresik, mampu menjadi juara di ganda pemula putri melalui pasangan Jeselyn Sherly/Trisna A dan di tunggal pemula putri melalui Jeselyn Sherly.

Di kelompok pemula ini, terang Koko, juga beda dengan kelompok lain. Juaranya akan memperoleh wildcard untuk tampil dalam kelompok di atasnya atau keolmpok remaja Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang dilaksanakan November mendatang.

‘’Mereka akan memperoleh fasilitas yang diperoleh di kelompok remaja. Tujuannya untuk menambah pengalaman bertanding di kelompok yang lebih tua usianya,’’ jelas lelaki yang juga pelatih Puslatda PON Jatim 2016 tersebut.

Peserta grand final Junior Jatim Master diambil dari pebulu tangkis yang mampu menembus babak delapan besar di wilayah. Sebelum ke grand final, Junior Jatim Master dilaksanakan di Jember untuk wilayah timur dan Gresik untuk wilayah barat.

Total, lanjut Koko, ada 124 pebulu tangkis dari 24 daerah yang turun dalam Jatim Junior Master 2015. Ada tiga kategori kelompok umur yang dipertandingkan yakni usia dini untuk atlet di bawah usia 11, anak (di bawah usia 13), dan pemula (di bawah 15 tahun).

Menurut Ketua Pengprov PBSI Jatim Wijanarko Adi Mulya menjadi salah satu proyek percontohan dalam pembinaan atlet muda.  Tujuannya untuk terus melahirkan pebulu tangkis potensial. (*)

Distribusi juara Jatim Junior Master 2015

Usia dini (di bawah usia 11)
Tunggal putra: Alfin (Kabupaten Sidoarjo)
Tunggal putri: Triska Cahya (Kabupaten Probolinggo)

Anak (di bawah usia 13)
Tunggal putra: Moch Isnain (Kota Surabaya)
Tunggal putri: Ratih Kusuma W (Kab Lumajang)

Taruna (di bawah usia 15)
Tunggal putra: Digi Ilham (Kabupaten Nganjuk)
Tunggal putri: Jeselyn Sherly (Kabupaten Gresik)
Ganda putra: Andin Pratama/Royyan Firdausi (Kabupaten Ponorogo)
Ganda putri:  Jeselyn Sherly/Trisna A (Kabupaten Gresik)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger