www.smashyes.com

www.smashyes.com

Pelatih Chong Wei Dampingi Lapis II

Rabu, 09 September 2015

TURUN GUNUNG: Tey Seu Bock (kiri) di GOR Sudirman
Dari tangan dinginnya, Lee Chong Wei, menjadi salah satu pebulu tangkis paling disegani di dunia. Dia selalu mendampingi anak asuhnya itu di semua turnamen besar dan bergengsi. Namun, mengapa dia bisa muncul di ajang Indonesia Challenge 2015.
--
SEKILAS wajahnya mirip dengan pahlawan Piala Thomas Indonesia Eddy ''Kempong'' Hartono. Badan dan pipinya gemuk.

Hanya, lelaki ini berasal dari Malaysia. Ya, dia adalah Tey Seu Bock.

Dia merupakan salah satu sosok yang ada di belakang Lee Chong Wei dalam beberapa tahun terakhir. Lelaki 42 tahun itu dianggap sebagai salah satu kunci moncernya pebulu tangkis negeri jiran itu di pentas dunia.

Sey Bock sendiri mungkin tak banyak dikenal semasa aktif menjadi pebulu tangkis. Karirnya tentu kalah dengan Sidek bersaudara, Misbun dan Rashid. Dia hanyan berkutat di negerinya sendiri.

Sebelumnya, Chong Wei ditangani oleh Misbun Sidek. Tentu jika bandingkan dengan Misbun, Seu Bock tak ada apa-apanya.

Misbun merupakan semifinalis Kejuaraan Dunia 1980 nomor tunggal putra. Belum lagi seabrek gelar lain.

Seu Bock mulai diperbincangkan namanya di Desember 2010. Misbun memutuskan meninggalkan BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia) yang secara otomatis tak lagi menangani Chong Wei.

Imbasnya, Seu Bock pun yang sebelumnya menjadi asisten pun naik pangkat menjadi pelatih kepala. Di tangannya, Chong Wei tetap moncer.

Chong Wei mampu meraih perak di Olimpiade London 2012 serta finalis Kejuaraan Dunia 2011, 2013, dan 2014. Bahkan, tiga kali juara All England diraih anak asuhnya tersebut.

Tapi, pekan lalu, Seu Bock muncul di GOR Sudirman, Surabaya. Mendampingi Chong Wei?

''Saya mendampingi tunggal putra Malaysia yang tampil di Indonesia Challenge 2015. Meski juga masih bersama dia, tapi sekarang ada Hendrawan juga,'' ujar Seu Bock kepada smashyes.

Ya, dalam Indonesia Challenge 2015, BAM mengirimkan pebulu tangkis lapis keduanya. Ada nama Soo Teck Zhi dan Liew Daren.

Hanya, dari keduanya, langkah terjauh dilakukan Teck Zhi. Dia sampai ke babak semifinal sebelum dihentikan mantan tunggal putra terbaik Indonesia Sony Dwi Kuncoro di semifinal. Sony sendiri akhirnya keluar sebagai juara. (*)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger