www.smashyes.com

www.smashyes.com

Tegang di Poin-Poin Kritis

Jumat, 01 Juli 2016

MENYERAH: M. Rian Ardianto/Fajar Alfian (foto:PBSI)
JAM terbang pasangan pelapis ganda putra Indonesia masih perlu ditambah. Dua wakil Pelatnas Cipayung, Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian dan  Kenas Adi Haryanto/Hardianto, terhenti di babak semifinal Taiwan Open Grand Prix Gold 2016.

Rian/Fajar ditundukkan unggulan keempat yang juga wakil tuan rumah Chen Hung Ling/Wang Chi Lin, dengan 23-25, 20-22 dalam laga di Taipe pada Jumat waktu setempat (1/7/2016).Sedang Kenas/Hardianto menyerah dari unggulan pertama Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) dengan  21-19, 5-21, 13-21

Permasalahan utama yang selama ini dialami Rian/Fajar kembali terulang. Dalam tiga turnamen terakhir yang mereka ikuti, Tiongkok Masters 2016, BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016, dan Taiwan Open Grand Prix Gold 2016, Rian/Fajar selalu kalah dalam adu setting karena mereka kehilangan fokus di saat-saat kritis.


“Di tiga turnamen terakhir, kami kalahnya saat setting terus. Secara teknik, kami bisa mengimbangi lawan-lawan kami, tetapi fokus di poin-poin penentu yang susah. Ini adalah PR buat kami, sepulangnya dari sini, kami akan berdiskusi dengan pelatih, bagaimana cara mengatasi hal ini,” jelas Fajar seperti dikutip media PBSI.

Kehilangan fokus, ungkapnya,penyebabnya beda-beda di tiap pertandingan. Kalau di Taipe, ujarnya, dia merasa kurang greget.

''Mainnya terlalu hati-hati, jadinya malah mati sendiri. Kami kecewa dengan kekalahan ini, maunya juara, karena kami sudah bela-belain nggak puasa selama sebulan demi persiapan ke sini, masak kalah di perempat final?” ucap Fajar.(*)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger