www.smashyes.com

www.smashyes.com

Kuncinya, Tak Mau Menyerah Dulu

Jumat, 07 April 2017

Sinyo/Kevin usai memastikan ke semifinal (foto|; PBSI)
REAL final tersaji di babak perempat final ganda putra Malaysia Open 2017. Itu saat Marcus ''Sinyo'' Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menghadapi pasangan Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen.

Kok bisa real final? Pertimbangannya, saat ini Junhui/Yuchen duduk di ranking satu dunia. Sedangkan Sinyo/Kevin ada di posisi kedua. Bahkan, pekan lalu, ganda merah putih tersebutlah yang menjadi nomor wahid.

 Di lapangan, tak salah kalau keduanya menduduki dua posisi teratas. Namun, Sinyo/Kevin akhirnya yang keluar sebagai pemenang dengan rubber game 7-21, 21-17, 21-17.Hasil tersebut membawa mereka menembus babak semifinal.

 Marcus/Kevin awalnya tampil kurang meyakinkan saat harus kalah telak di game pertama. Namun, di game kedua, mereka mulai menunjukkan perlawanan pada Junhui/Yuchen. Di game kedua ini, Marcus/Kevin juga seringkali tertinggal, pada akhir game pun Junhui/Yuchen masih memimpin 17-14.

 Tak mau menyerah begitu saja, Sinyo/Kevin langsung bangkit dan merebut tujuh poin berturut-turut. Mereka mengunci angka Junhui/Yuchen di poin 17.

 Di game ketiga, Sinyo/Kevin kembali tertinggal. Meskipun pertahanan Marcus/Kevin tak sekokoh biasanya, mereka mencoba untuk terus meraih angka demi angka dengan mengungguli bola-bola depan net.

 Lagi-lagi Sinyo/Kevin memenangkan adu mental dengan keluar dari tekanan dan balik unggul 17-16. Kala itu Marcus/Kevin sudah tak dapat dihentikan, mereka pun merebut game ketiga.

 ''Kami merasa lucky. Tidak bisa dipungkiri faktor keberuntungan dalam pertandingan itu penting. Sebetulnya kami tidak mengubah strategi di game pertama, tetapi kami lebih siap dengan serangan lawan di game kedua dan ketiga,'' kata Sinyo.

Permainan yang diterapkan, ungkapnya, sama saja, main no lob dan tidak angkat bola. Alasannya, lawan punya postur lebih tinggi.

 ''Permainan depan Liu (Yuchen) sedang bagus, tadi ngadu terus sama Kevin,” tambahnya.

 “Di game pertama,Sinyo mengakui mereka tidak menemukan ritme permainan. Shuttlecock yang dipakai, ujarnya, lajunya kencang.

''Jadi kami main net dan shuttlecock keangkat langsung diserang lawan. Kunci kemenangannya tadi adalah bertahan tak mau menyerah, mau ketinggalan berapapun pokoknya coba terus,'' jelas putra pelatih Kurnia Hu ini.

 Di semifinal, Sinyo/Kevin akan berjumpa dengan unggulan kedua asal Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.(*)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger