www.smashyes.com

www.smashyes.com

Hindari Kekalahan Kelima

Kamis, 26 April 2018

PADA 1988, pasangan Verawaty Fajrin/Yanti Kusmiati menjadi juara ganda putra Asia. Sayang, setelah itu, tak ada wakil Indonesia yang bisa mengikuti jejak pasangan yang dikenal dengan maxi/mini tersebut.

Bahkan, lahirnya Gresyia Polii/Nitya Krishinda  belum bisa  mengobati dahaga gelar tersebut. Padahal, mereka mampu menjadi juara Asian Games 2016.

Kini, Gresyia kembali menjadi tumpuan juara. Hanya, dia tak lagi bersama Nitya.

Karena cedera, Greysia dipasangkan dengan juniornya, Apriani Rahayu. Catatan prestasinya tak mengecewakan.

Kedua pun diberi kesempatan turun dalam Kejuaraan Asia 2018 di Wuhan, Tiongkok. Langkahnya sudah sampai perempat final atau dua langkah lagi menjadi finalis.

Hanya, untuk lolos ke semifinal bukan pekerjaan mudah. Gresyia/Apriani akan menantang unggulan kedua Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo dari Jepang.

Dalam empat kali pertemuan, pasangan Indonesia tak pernah menang. Hanya, dalam pertemuan terakhir di Kejuaraan Beregu Asia ada sedikit harapan.

Gresyia/Apriani kalah rubber game 22-20, 19-21, 18-21. Sebelumnya, kekalahan lebih banyak dengan straight game. (*)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

DOWNLOAD MAJALAH DIGITAL

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. smashyes - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger